Doa agar cepat hamil berdasarkan Alqur-an

Doa agar cepat hamil berdasarkan Alqur-an – Setelah menikah anda pasti ingin cepat-cepat mendapatkan keturunan, kehadiran anak merupakan pelengkap kebahagian sebuah keluarga. Keluarga tanpa anak bak ruang hampa tanpa perabotan.

Dalam pandangan Islam memiliki anak adalah suatu anugerah yang menyebabkan diampunkannya dosa orang tuanya sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiallahu’anhuma Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Sungguh seorang manusia akan ditinggikan derajatnya di surga (kelak), maka dia bertanya: Bagaimana (aku bisa mencapai) semua ini? Maka dikatakan padanya: (Ini semua) disebabkan istigfar (permohonan ampun kepada Allah yang selalu diucapkan oleh) anakmu untukmu” [HR Ibnu Majah (no. 3660), Ahmad (2/509) dan lain-lain, dishahihkan oleh al-Buushiri dan dihasankan oleh syaikh al-Albani dalam “Silsilatul ahaaditsish shahiihah” (no. 1598)]

Berjuta harapan untuk memiliki seorang anak selalu membayangi hidup anda, tetapi kenyataanya tidak semua harapan sesuai keinginan. Sebagai orang yang beriman tidaklah perlu anda merisaukan apa yang terjadi sebab semua usaha anda tidak sia-sia dan bisa jadi sumber pahala yang terus mengalir karena usaha anda dalam mencari ridha Ilahi.

Doa agar cepat hamil

Doa nabi zakaria untuk mendapatkan keturunan

Sebuah teladan yang patut anda tiru adalah ketabahan Nabi Zakaria ‘alaihis salam. Diujung usianya yang telah senja Allah belum memberikan keturunan untuk beliau. Namun beliau tidak berputus asa, dalam Alquran Allah ceritakan perjuangan doa Nabi Zakariya dalam surat Maryam ayat 1-6.

Beliau sudah tua, istri beliau mandul, yang secara logika manusia, mustahil punya keturunan. Tapi bagi Allah lain. Dia Maha Kuasa untuk memberikan apa yang beliau harapkan. Allah mengabulkan doa Zakariya.

Beberapa doa yang dipanjatkan Nabi Zakariya ketika memohon keturunan, dan anda bisa menirunya.

وَزَكَرِيَّا إِذْ نَادَى رَبَّهُ رَبِّ لا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ (٨٩) فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَى وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ (٩٠)

“Ingatlah kisah Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Aku perbaiki isterinya (sehingga dapat mengandung). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya: 89 – 90).

رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاء

“Duhai Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sungguh Engkau Maha Pendengar doa.” (QS. Ali Imran: 38)

Bisa juga dengan doa Nabi Ibrahim, yang telah lama menunggu kehadiran anak,

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

“Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku anak yang shaleh.” (QS. As-Shafat: 100)

Banyak Beristighfar

Jangan lupa iringi doa anda dengan banyak beristighfar dan memohon ampun kepada Allah. Karena Allah menjanjikan banyak hal bagi orang yang banyak istighfar, salah staunya adalah anak. Dan telah ada yang membuktikannya jika bacaan istighfar akan bisa mendatangkan anak. Lalu seperti apakah istighfar yang diucapkan agar bisa mendatangkan anak? simak kisahnya pada artikel bacaan istighfar akan bisa mendatangkan anak.

Allah menceritakan ajakan Nabi Nuh kepada umatnya,

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا* يُرْسِلِ السَّمَاء عَلَيْكُم مِّدْرَارًا* وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَارًا

“… istighfarlah kepada Rabb-mu karena sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan menciptakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.” (QS. Nuh: 10-12).

Ada seseorang yang mengadu kepada Imam Hasan al-Bashri –ulama senior dari tabi’in– karena lama tidak punya anak. Orang itu meminta tolong agar Hasan mendoakannya supaya punya anak. Hasan al-Bashri mengatakan, “Perbanyak istighfar, memohon ampun kepada Allah.” Setelah ditanya, mengapa beliau memberi saran untuk banyak istighfar. Belliau menjawab,

ما قلت من عندي شيئاً ؛ إن الله تعالى يقول في سورة نوح : ‏استغفروا ربكم إنه كان غفاراً ‏….

“Saya tidak menjawab dengan logikaku. Sesungguhnya Allah berfirman di surat Nuh (yang aritnya): istighfarlah kepada Rabb-mu karena sesungguhnya Dia Maha Pengampun… dst.” (Tafsir al-Qurtubi, 18:302).

Teruslah berdoa, berprasangka baik kepada Allah

Sikap putus asa, merasa doanya tidak terkabul, dan tergesa-gesa ingin doanya cepat terwujud adalah sikap yang akan menghalangi terkabulnya doa. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Doa yang dipanjatkan seseorang di antara kalian akan dikabulkan selama dia tidak tergesa-gesa. Dirinya berkata, ‘Aku telah berdoa namun tidak juga terkabul.’”

Seseorang yang berdoa sepatutnya yakin sepenuhnya jika doanya akan dikabulkan, karena dia telah memohon kepada Dzat yang Paling Dermawan dan Paling Mudah Memberi.

”Dan Rabbmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (Q.S. Al-Mu’min: 60)

Pelajaran penting dari kisah Nabi Zakariya

Berdoalah kepada Allah dengan penuh perendahan diri, suara yang lembut, menyebut-nyebut nama Allah dan memujinya seperti: Ya Rabbi, wahai Tuhanku, Engkau Maha Mengabulkan doa, Engkau Maha Mendengar, Engkau Maha Pemurah, atau Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

Kebanyakan orang berdoa hingga bertahun-tahun lamanya tetapi doanya tak kunjung terkabul. Meskipun demikian teruslah berdoa jangan sampai berputus asa. Kisah Nabi Zakariya yang berdoa sampai ubannya memutih, ujung kisahnya adalah kebahagian dengan dengan seorang putra bernama Yahya. Selain memohon agar dikaruniai anak, Nabi Zakariya juga memohon agar anak tersebut adalah seorang hamba yang Allah ridhai.

Kekuatan doa sebanding dengan kekuatan keyakianan. Karena itu, sebelum memohon kepada Allah, kuatkan keyakinan Anda tentang kekuasaan Allah terhadap isi doa yang Anda minta. Ketika Anda hendak memohon keturunan kepada Allah, tanamkan keyakinan secara mendalam bahwa Allah yang mangatur semua keturunan manusia.

Referensi https://konsultasisyariah.com/15903-doa-dan-tips-agar-dikaruniai-anak.html

Wujudkan impian Anda untuk segera HAMIL dengan PROGRAM HAMIL MAKSIMAL berdasarkan metode ilmiah yang terbukti meningkatkan peluang hamil. Anda bisa berkonsultasi langsung secara privat bersama dr. Rosdiana Ramli, Sp.OG. Silahkan bergabung di website Tips Hamil. Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil dr. Rosdiana Ramli, SpOG

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

42 − 40 =

Share